Tipe Akun Accurate: Panduan Lengkap Memahami Fungsi dan Penggunaannya
- Pro Consulting

- 24 Apr
- 6 menit membaca
Diperbarui: 24 Apr

Memahami tipe akun accurateĀ adalah langkah paling krusial ketika Anda pertama kali melakukan digitalisasi pembukuan untuk bisnis Anda. Tipe akun berfungsi sebagai pondasi utama yang menentukan bagaimana setiap transaksi diklasifikasikan, dicatat, dan ditampilkan dalam laporan keuangan akhir. Jika Anda baru mengenal sistem ini, Anda bisa membaca lebih lanjut tentang apa itu Accurate OnlineĀ untuk memahami konteks besarnya.
Kesalahan dalam menentukan tipe akun di awal dapat berakibat fatal, laporan laba rugi menjadi tidak akurat, neraca tidak seimbang, dan perhitungan pajak menjadi keliru. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik bisnis maupun staf financeĀ untuk memahami fungsi dan penggunaan masing-masing tipe akun ini sebelum mulai mencatat transaksi harian.
Daftar Isi
Apa Itu Tipe Akun Accurate?
Mengapa Tipe Akun Accurate Penting untuk Pembukuan Bisnis?
Hubungan Tipe Akun, Akun Perkiraan, dan Sub Akun di Accurate
Jenis-Jenis Tipe Akun Accurate yang Perlu Dipahami
Tipe Akun Accurate yang Bisa Menggunakan Mata Uang Asing
Kesalahan Umum Saat Menentukan Tipe Akun Accurate
Cara Menentukan Tipe Akun Accurate yang Tepat untuk Bisnis Anda
Peran Pro Consulting dalam Implementasi Accurate yang Lebih Tepat
FAQ Seputar Tipe Akun Accurate
Kesimpulan
Referensi
Apa Itu Tipe Akun Accurate?
Tipe akun di Accurate merujuk pada kategori bawaan sistem yang digunakan saat Anda membuat Akun PerkiraanĀ (Chart of Accounts) di dalam modul Buku Besar. Fitur ini secara otomatis memetakan apakah suatu akun akan masuk ke dalam laporan Neraca (Posisi Keuangan) atau laporan Laba Rugi.
Secara garis besar, tipe akun ini membedakan dua kelompok besar akun dalam akuntansi:
Akun Riil (Tetap) Akun yang saldonya akan terus terbawa dari satu periode ke periode berikutnya dan ditampilkan di Neraca. Sumbernya berasal dari kelompok Harta (Aset), Kewajiban (Utang), dan Modal (Ekuitas).
Akun Nominal (Sementara) Akun yang saldonya akan ditutup (di-nol-kan) pada akhir periode akuntansi dan masuk ke dalam laporan Laba Rugi. Terdiri dari kelompok Pendapatan dan Beban.
Mengapa Tipe Akun Accurate Penting untuk Pembukuan Bisnis?

Setelah Anda mengetahui bagaimana cara login Accurate Online, langkah pertama yang wajib di-setupĀ dengan benar adalah akun perkiraan ini. Mengapa sangat penting?
Otomatisasi Laporan Keuangan Tipe akun menentukan di mana saldo akun tersebut akan muncul. Salah pilih tipe akun berarti saldo bisa "nyasar" ke laporan yang salah (misal: beban masuk ke neraca).
Memudahkan Integrasi Fitur Accurate sangat mengandalkan tipe akun untuk otomatisasi fitur lainnya, misalnya, ini menjadi dasar dari cara menggunakan software AccurateĀ pada modul persediaan, aset tetap, maupun penjualan.
Akurasi Rekonsiliasi Pemilihan tipe akun Kas & Bank yang tepat sangat krusial dalam membantu Anda saat mempraktikkan cara membuat rekonsiliasi bank otomatis dengan Accurate Online.
Hubungan Tipe Akun, Akun Perkiraan, dan Sub Akun di Accurate
Saat Anda membuat Akun Perkiraan baru, Anda akan dihadapkan pada beberapa fieldĀ (kolom isian) wajib. Memahami fungsinya sangat penting:
Tipe Akun Klasifikasi utama standar dari sistem (misal: Kas & Bank, Pendapatan, Beban). Wajib diisi agar sistem tahu cara memperlakukan akun tersebut.
Sub Akun Digunakan untuk mengatur hierarki akun (Akun Induk dan Anak Akun). Misalnya, akun "BCA" adalah Sub Akun dari akun induk "Bank".
Kode Perkiraan Penomoran akun (kode akun) yang bisa diisi manual atau berurut otomatis. Sangat membantu untuk kerapian klasifikasi.
Nama Nama dari akun yang Anda buat (misal: Kas Kecil, Biaya Listrik, dsb).
Mata Uang Field khusus yang hanya muncul pada tipe akun tertentu untuk kebutuhan pembukuan multi-currency (mata uang asing).
Jenis-Jenis Tipe Akun Accurate yang Perlu Dipahami

Berikut adalah penjabaran dari tipe-tipe akun yang tersedia dalam software akuntansi Accurate OnlineĀ beserta contoh fungsinya untuk bisnis Anda:
1. Kas dan Bank
Digunakan untuk mencatat semua dana likuid perusahaan, baik yang ada di tangan maupun di rekening bank. Contoh:Ā Kas Kecil, Kas di Tangan, Rekening Bank BCA, Rekening Bank Mandiri.
2. Piutang Usaha (Account Receivable)
Digunakan untuk mencatat tagihan kepada pelanggan atas penjualan barang atau jasa yang belum dibayar. Contoh:Ā Piutang Pelanggan A, Piutang Pelanggan B, Piutang Karyawan (jika dimasukkan ke sub-akun yang relevan).
3. Persediaan (Inventory)
Khusus digunakan untuk mencatat nilai barang dagangan atau bahan baku yang disimpan untuk dijual atau diproduksi. Contoh:Ā Persediaan Barang Jadi, Persediaan Bahan Baku, Persediaan Barang Setengah Jadi.
4. Aset Lancar Lainnya (Other Current Asset)
Mencatat harta perusahaan yang bisa dicairkan menjadi uang tunai dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, selain kas, bank, piutang, dan persediaan. Contoh:Ā Sewa Dibayar Dimuka, Asuransi Dibayar Dimuka, PPN Masukan.
5. Aset Lainnya (Other Asset) / Aset Tetap
Mencatat harta berwujud maupun tidak berwujud yang digunakan untuk operasional dan memiliki umur ekonomis lebih dari 1 tahun. Contoh:Ā Kendaraan Operasional, Mesin Produksi, Tanah, Bangunan.
6. Utang Usaha (Account Payable)
Mencatat kewajiban perusahaan kepada supplier atas pembelian barang atau jasa secara kredit. Contoh:Ā Utang Pemasok A, Utang Pemasok B.
7. Kewajiban Jangka Pendek (Other Current Liability)
Kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun, selain utang usaha. Contoh:Ā Utang Gaji, Utang Pajak (PPN Keluaran, PPh), Utang BPJS Karyawan.
8. Kewajiban Jangka Panjang (Long Term Liability)
Kewajiban perusahaan yang jatuh temponya lebih dari satu tahun. Contoh:Ā Utang Bank Jangka Panjang, Utang Pembiayaan Mesin/Kendaraan.
9. Ekuitas / Modal (Equity)
Mencerminkan hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi seluruh kewajiban. Contoh:Ā Modal Disetor, Laba Ditahan, Prive (Penarikan Pribadi).
10. Pendapatan (Revenue)
Mencatat semua pemasukan dari kegiatan operasional utama bisnis. Contoh:Ā Pendapatan Penjualan Barang, Pendapatan Jasa Servis.
11. Beban (Expense) & Beban Lain-Lain
Mencatat semua pengeluaran untuk menunjang operasional perusahaan. Contoh:Ā Beban Gaji Karyawan, Beban Listrik & Air, Beban Marketing, Beban Penyusutan Aset.
Tipe Akun Accurate yang Bisa Menggunakan Mata Uang Asing
Salah satu fitur unggulan Accurate adalah dukungannya terhadap transaksi multi-currency. Namun, tidak semua tipe akun bisa di-settingĀ menggunakan mata uang asing. Anda hanya dapat menggunakan pengaturan mata uang selain Rupiah pada tipe akun berikut:
Kas Bank
Piutang Usaha
Aset Lancar Lainnya
Aset Lainnya
Utang Usaha
Kewajiban Jangka Pendek
Kewajiban Jangka Panjang
Catatan Penting: Untuk menggunakan mata uang asing, Anda wajib mengaktifkan fitur Mata Uang Asing di menu Perusahaan > Mata Uang terlebih dahulu, baru kemudian mata uang tersebut akan muncul sebagai pilihan saat membuat Akun Perkiraan.
Kesalahan Umum Saat Menentukan Tipe Akun Accurate
Pemilik bisnis seringkali membuat kesalahan saat melakukan setup awal, di antaranya:
Memilih Tipe Akun Hanya Berdasarkan Nama Saja Misalnya membuat akun bernama "Biaya Sewa Ruko Dibayar Dimuka" namun mengklasifikasikannya ke dalam tipe "Beban" alih-alih "Aset Lancar Lainnya". Padahal secara akuntansi, biaya dibayar dimuka adalah aset.
Asal Membuat Akun Tanpa Struktur Tidak menggunakan fitur Sub AkunĀ sehingga semua akun sejajar. Akibatnya, laporan menjadi sangat panjang dan sulit dianalisis.
Salah Mapping Akun Persediaan Menggunakan tipe "Aset Lancar Lainnya" untuk akun inventori/persediaan barang dagang, yang akan membuat integrasi dengan modul stok barang (Inventory) menjadi error.
Saldo Awal Diisi Sembarangan Memasukkan saldo awal Piutang, Utang, Persediaan, dan Aset Tetap secara manual dari modul Akun Perkiraan, padahal saldo awal untuk tipe akun ini sebaiknya diinput melalui modul Persiapan Awal / transaksi terkait agar detail history-nya tercatat.
Cara Menentukan Tipe Akun Accurate yang Tepat untuk Bisnis Anda
Untuk menghindari kesalahan di atas, gunakan checklistĀ praktis ini saat menyusun Akun Perkiraan di Accurate:
Minta Daftar Chart of Account (CoA) dari Akuntan Jangan menyusun nama akun sambil meraba-raba. Gunakan daftar akun riil yang digunakan oleh akuntan atau konsultan Anda.
Tentukan Kodifikasi yang Rapi Secara standar (misal: Kepala 1 untuk Aset, Kepala 2 untuk Kewajiban, Kepala 3 untuk Modal, Kepala 4 untuk Pendapatan, Kepala 5 untuk HPP, Kepala 6 untuk Beban).
Gunakan Induk dan Sub Akun Jika Anda punya banyak rekening bank, buat 1 Akun Induk bernama "Bank" (Tipe: Kas & Bank), lalu buat sub-akun seperti Bank Mandiri, Bank BCA, dll.
Jangan Ubah Tipe Akun yang Sudah Berjalan Jika akun sudah memiliki transaksi, sistem tidak akan mengizinkan Anda mengubah tipe akunnya secara drastis untuk mencegah rusaknya laporan masa lalu.
Peran Pro Consulting dalam Implementasi Accurate yang Lebih Tepat

Menentukan Chart of AccountsĀ dan memetakan tipe akun secara mandiri bisa terasa membingungkan, terutama jika Anda tidak memiliki backgroundĀ akuntansi. Sebuah kesalahan kecil dalam pemetaan tipe akun di awal bisa berdampak pada rusaknya laporan finansial perusahaan selama setahun penuh.
Di sinilah Pro ConsultingĀ hadir. Sebagai Official Partner Resmi Accurate, kami tidak sekadar menjual lisensi perangkat lunak. Kami memberikan layanan end-to-endĀ mulai dari konsultasi bisnis, implementasi awal, pengaturan struktur akun perkiraan yang paling sesuai dengan industri Anda, hingga pelatihan bagi tim Anda.
Dengan mempercayakan setup awal Anda kepada profesional, Anda juga bisa mendapatkan saran strategis tentang software Accurate OnlineĀ mana yang cocok (termasuk add-onĀ yang dibutuhkan) serta informasi ter-updateĀ mengenai harga Accurate OnlineĀ agar investasi digital Anda efisien dan tepat sasaran. Pelajari lebih lanjut tentang Pro ConsultingĀ dan komitmen kami untuk pertumbuhan bisnis di Indonesia.
FAQ Seputar Tipe Akun Accurate
1. Apa bedanya Tipe Akun dan Akun Perkiraan? Akun Perkiraan (Chart of Accounts) adalah daftar lengkap nama-nama akun yang Anda buat (misal: "Kas Kecil"). Sedangkan Tipe Akun adalah "Label" atau "Kategori bawaan sistem" yang disematkan pada akun tersebut agar sistem tahu cara mengelola saldonya (misal: tipe "Kas & Bank").
2. Apakah saya bisa mengedit tipe akun setelah akun dibuat? Anda bisa mengedit nama atau kodenya, namun jika akun tersebut sudah memiliki transaksi atau saldo awal, tipe akunnya tidak bisa diubah begitu saja untuk menjaga integritas data laporan keuangan.
3. Apakah satu bisnis dengan bisnis lain butuh struktur tipe akun yang sama? Tipe akun secara kategori besar akan selalu sama (Aset, Kewajiban, Modal, dll). Namun, rincian dan kompleksitas Akun Perkiraannya akan sangat berbeda antara perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur.
Kesimpulan
Pemilihan tipe akun Accurate yang tepat saat membangun Akun Perkiraan (Chart of Accounts) adalah pondasi mutlak untuk mendapatkan laporan keuangan yang valid, rapi, dan mudah dipertanggungjawabkan. Dengan mengenali fungsi dari akun riil dan akun nominal, serta memanfaatkan fitur Sub Akun dan integrasi multi-currency, Anda dapat memaksimalkan potensi penuh dari sistem akuntansi cloud terbaik di Indonesia ini.
Jangan biarkan pembukuan bisnis Anda berantakan hanya karena kesalahan administratif di tahap awal. Pastikan pondasinya kokoh dengan pendampingan mitra yang tepat.
š¬ Butuh Bantuan Setup Tipe Akun untuk Bisnis Anda?
Jangan biarkan kesalahan setup akun merusak laporan keuangan Anda. Tim konsultan ahli dari Pro Consulting siap membantu implementasi Accurate Online untuk bisnis Anda dengan struktur akun yang tepat, rapi, dan sesuai dengan standar akuntansi perpajakan.





Komentar