Bedanya Analisis Vertikal dan Horizontal Pada Laporan Keuangan

Bedanya Analisis Vertikal dan Horizontal Pada Laporan Keuangan

Analisis vertikal dan horizontal belakangan ini sering dibahas. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan sehingga Anda perlu memahaminya untuk menghindari terjadinya kesalahan fatal dalam penyusunan data. 

Penggunaan kedua metode ini memang disesuaikan dengan kebutuhan, tetapi ada kalanya digabungkan supaya mendapatkan hasil yang diinginkan. Bingung membedakan keduanya? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini!

Definisi

Sebelum membahas perbedaan analisis vertikal dan horizontal, ketahui terlebih dahulu pengertian keduanya dan agar lebih mudah dimengerti, akan dibuat menjadi poin-poin sebagai berikut:

1. Analisis Vertikal

Analisis ini dapat diartikan sebagai sebuah proses membandingkan setiap pos dalam laporan keuangan pada periode yang sedang berjalan.. Untuk jumlah total laporan keuangannya sama sehingga diketahui situasi keuangan saat itu. 

2. Analisis Horizontal

Jenis analisis ini adalah metode yang dilakukan dengan membandingkan tiap pos sejenis dalam laporan keuangan, hanya saja periodenya berbeda. Biasanya analisis dilakukan dengan mengacu pada dua atau tiga periode sebelumnya.

Perbedaan Analisis Vertikal dan Horizontal

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada perbedaan yang cukup signifikan antara kedua analisis tersebut. Berikut daftarnya:

  • Analisis vertikal membandingkan pos yang satu dengan yang lain dalam satu periode sedangkan analisis horizontal membandingkan data dari pos yang sama pada periode yang berbeda. 
  • Total angka pos-pos yang dibandingkan pada analisis vertikal diakumulasikan sebesar 100%, berbeda dengan analisis horizontal, periode pembanding ditetapkan sebesar 100%, sehingga angka pada periode yang dibandingkan, bisa diatas atau dibawah 100%. 
  • Dari sudut pandang tujuannya, analisis vertikal digunakan untuk mengidentifikasi persentase besaran nilai masing-masing pos terhadap total angka. Sedangkan analisis horizontal digunakan dengan tujuan untuk mengetahui perubahan dan perkembangan masing-masing pos. Berdasarkan hal itu, analisis horizontal sering juga disebut sebagai analisis trend.

Itulah rangkuman perbedaan antara analisis vertikal dan horizontal. Semoga membantu Anda para perintis usaha dalam mengambil keputusan bisnis. Tapi, tahukah Anda jika ada cara lainnya yang mampu membuat segala proses bisnis jadi lebih mudah dan praktis?

Perkenalkan inilah software akuntansi terbaik yaitu Accurate. Software Accurate menawarkan layanan berbasis cloud yang dapat membantu Anda memonitor kinerja keuangan bisnis secara real-time. Adapun fitur-fitur canggih yang dimiliki oleh platform Accurate, seperti pengelolaan laporan keuangan yang terintegrasi, kemampuan untuk melacak pengeluaran, pemasukan hingga stok produk.

Anda bisa mendapatkan aplikasi ini dengan harga terjangkau hanya di Pro Consulting. Pro Consulting juga menyediakan promo menarik lainnya, seperti gratis konsultasi dan bimbingan mengenai implementasi software Accurate yang tepat.

Tak usah berlama-lama, langsung saja klik disini dan rasakan manfaatnya sekarang juga!

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×